Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

TRADISI MAULID DI MEUNASAH BUENG MEUREUDU: WARGA KENDURI DAN BAWA PULANG BULEUKAT MAULID SERTA TIMPHAN

Sabtu, 19 September 2026 | September 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T11:20:24Z

PIDIE JAYA 19 September 2026 Gampong Meunasah Bueng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya kembali menggelar tradisi tahunan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.


Kegiatan yang dipusatkan di Meunasah Gampong Meunasah Bueng ini dipimpin langsung oleh Keuchik Ibrahim bersama aparatur gampong, imum meunasah, tokoh agama, pemuda dan seluruh masyarakat.

Acara dimulai dengan pembacaan zikir dan shalawat, dilanjutkan tausiah tentang keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan. Setelah itu seluruh jamaah menikmati makan kenduri Maulid bersama di meunasah.


Yang menjadi tradisi unik di Meunasah Bueng, selain makan kenduri di lokasi, setiap peserta yang hadir juga membawa pulang nasi pulut atau Buleukat Maulid yang menjadi khas peringatan Maulid di Aceh. Tak ketinggalan, warga juga membawa pulang Timphan sebagai oleh-oleh Maulid.

“Ini sudah jadi tradisi turun-temurun di kita. Maulid bukan hanya makan bersama, tapi juga berbagi. Buleukat dan timphan dibagikan agar berkah Maulid sampai ke rumah masing-masing,” ujar Keuchik Ibrahim kepada awak media.


Menurutnya, pembagian buleukat dan timphan ini merupakan wujud syukur dan sedekah masyarakat kepada Rasulullah SAW.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Ibu-ibu tampak membawa rantang dan bungkusan untuk membawa pulang buleukat. Anak-anak pun turut gembira ikut merayakan Maulid dengan penuh suka cita.


Dengan kegiatan ini, Keuchik Ibrahim berharap silaturahmi antar warga semakin erat dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW semakin tumbuh di hati masyarakat.


Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Gampong Meunasah Bueng selalu dalam lindungan Allah SWT serta diberi keberkahan.
RR
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update