Karimun Kepri, pwdpi.com - Segenap Keluarga Besar Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI ) Provinsi Kepulauan Riau, Hatik Hidayati Setiowati mengucapkan turut berduka cita atas Insiden yang menyebabkan satu orang wanita meninggal dunia di lokasi kejadian, Sementara beberapa korban lain mengalami luka serius, termasuk anak-anak yang saat itu berada bersama keluarganya.
" Kami Keluarga Besar PWDPI Kepulauan Riau mengucapkan belasungkawa dan turut berdukacita atas lakalantas yang menyebabkan seorang istri juga ibu dari anak-anak mereka meninggal dunia di lokasi kejadian. Kami mendo'akan semoga korban-korban lainnya yang saat ini sedang dalam perawatan intensif diberikan kesembuhan oleh Allah SWT," ucap belasungkawa Ketua PWDPI Kepri, Hatik Hidayati Setiowati
Ketua PWDPI Kepri juga menyampaikan apresiasi kepada Satlantas Polres Karimun yang gerak cepat bertindak ke lokasi kejadian memberikan penanganan kepada para korban insiden yang menggemparkan warga Karimun tersebut. Kepada Kepolisian resor Karimun, Hatik meminta agar oknum supir yang diduga lalai dan mengendara dalam keadaan mabuk agar ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku."Kami dapat merasakan kesedihan keluarga korban saat ini kehilangan istri sekaligus ibu dari anak- anak. Kami minta Polres Karimun memproses hukum oknum supir yang lalai dan ugal agar mendapat ganjaran sesuai sanksi hukum yang berlaku," tegas Hatik
Sebagaimana rekaman kejadian yang telah viral di media sosial dimana sebuah mobil berwarna hitam terlihat melaju tidak stabil sebelum akhirnya menabrak deretan sepeda motor yang terparkir, lalu menghantam warga.
“Mobilnya dari awal sudah oleng, tiba-tiba langsung nabrak motor dan orang-orang di situ,” ungkap salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Laju kendaraan baru terhenti setelah mobil tersebut terjun ke arah bibir laut dalam kondisi air sedang surut.
Korban paling parah berasal dari satu keluarga yang sedang berolahraga pagi. Seorang ibu dinyatakan meninggal dunia, sementara anggota keluarga lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga.
Dalam kondisi panik, pengemudi terlihat keluar dari kendaraan usai kejadian. Warga yang berada di lokasi juga mengaku menemukan indikasi adanya minuman beralkohol di dalam mobil.
"Ada botol minuman di dalam mobil, diduga itu alkohol,” ujar warga lainnya.
Peristiwa ini sontak menyita perhatian ratusan warga yang berada di lokasi. Evakuasi korban dilakukan secara gotong royong sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi meski demikian oknum supir yang lalai dan ugal tersebut telah diamankan dan ditahan ditahanan polres Karimun
Status hukum pengemudi masih dalam proses pendalaman, termasuk pemeriksaan untuk memastikan ada tidaknya pengaruh alkohol maupun zat lainnya.
PWDPI Provinsi Kepulauan Riau menekankan agar penanganan kasus ini harus dilakukan secara transparan dan tuntas, mengingat lokasi kejadian merupakan ruang publik yang setiap hari digunakan masyarakat. Tim pwdpi




