Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Satukan Langkah, Jaga Kredibilitas Organisasi, Ketum PWDPI : Jangan Terbawa Arus Politik Global Tegakkan Independensi

Sabtu, 13 Juni 2026 | Juni 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-13T11:51:39Z

JAKARTA–Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, sampaikan imbauan tegas kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota PWDPI di seluruh wilayah Indonesia. Di tengah perubahan cepat dinamika politik global serta pesatnya perkembangan teknologi informasi, setiap insan pers diminta untuk tetap waspada, cermat, dan tidak mudah terbawa arus, sekaligus menjaga prinsip independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
 
“Dunia saat ini tidak lagi dibatasi jarak dan waktu. Isu-isu politik, persaingan kepentingan, hingga pengaruh luar negeri bisa masuk dan menyebar dengan sangat cepat ke dalam negeri. Ditambah lagi kemajuan teknologi yang memudahkan penyebaran informasi, baik yang benar maupun yang direkayasa, menjadikan tugas pers semakin berat dan penuh tantangan,” tegas Nurullah RS, Sabtu (13/6/2026).
 
Ia mengingatkan bahwa di balik kemudahan akses informasi, tersembunyi berbagai kepentingan terselubung. 

“Banyak narasi, isu, atau berita yang dibangun bukan semata-mata untuk menyampaikan fakta, melainkan untuk menggiring opini, memecah belah persatuan, atau menguntungkan pihak-pihak tertentu, baik dari dalam maupun luar negeri. Jika tidak cermat, wartawan bisa saja terjebak dan tanpa sadar menjadi alat penyebar informasi yang menyesatkan,” ujarnya.
 
Ketum PWDPI menegaskan bahwa independensi adalah nyawa profesi wartawan. Ingatlah tugas pokok kita, mencari, menguji, dan menyampaikan kebenaran. 

"Jangan terbawa arus tren sesaat, jangan terpengaruh tawaran apa pun, dan jangan memihak pada kepentingan kelompok atau asing. Kita harus berdiri di atas kebenaran, berpihak pada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia,” pesannya.
 
Ia menambahkan, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana mempermudah kerja, bukan sebagai alat memanipulasi fakta.

 “Gunakan teknologi untuk mendalami sumber, memverifikasi data, dan memperluas jangkauan pemberitaan. Namun tetap pegang teguh kode etik: pastikan kebenaran, hindari hoaks, bedakan fakta dengan opini, dan jaga keseimbangan setiap pemberitaan,” jelasnya. 
 
Nurullah RS meminta seluruh jajaran PWDPI dari pusat hingga daerah untuk saling mengingatkan dan memperkuat kapasitas diri. 

“Perbanyak kajian, diskusi, dan pemahaman tentang situasi dunia serta perkembangan teknologi. Jadilah wartawan yang cerdas, kritis, dan memiliki wawasan luas, sehingga mampu menyaring setiap informasi yang masuk sebelum disampaikan kepada publik,” ajaknya.
 
Ketum PWDPI menegaskan, Kredibilitas PWDPI dan kepercayaan masyarakat ada di tangan kita masing-masing. Tetaplah menjadi mitra kritis pembangunan, penjaga kebenaran, dan benteng yang menjaga kepentingan bangsa. 

"Jangan biarkan siapapun atau keadaan apa pun menggeser posisi independensi kita,” pungkasnya,"pungkasnya.

(Humas DPP PWDPI)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update