Keinginan warga,
Dapur umum*, disana tidak ada dapur umum, karena selama ini bantuan dari pemerintah di jatuhkan dari helikopter, akhirnya bantuan berebut, yg kuat otot selalu dapat, yg lemah selalu terpinggirkan, bantuan logistik makanan dari pemerintah disana sekarang bukan di masak di dapur umum,
Sumur bor, untuk air bersih, selama ini untuk mencuci dan mandi, warga mengandalkan air dari endapan lumpur.
Hunian Sementara layak huni*, warga selama ini tinggal di tenda pengungsian dan reruntuhan rumah, kita tau bersama bahwa bila panas matahari terik maka tidak ada yang sanggup untuk tinggal di bawah tenda karena panas pengap, kondisi ini bila dijalani terus menerus maka akan berefek pada kesehatan balita. Tidak lama lagi juga akan menghadapi ibadah bulan suci ramadhan dan hari raya idul Fitri,
Layanan kesehatan*, warga sangat membutuhkan layanan ini karena seluruh puskesmas dan layanan kesehatan lainnya di kecamatan tersebut terdampak banjir dan belum dapat di fungsikan. Bisa kita bayangkan betapai menyedihkan bila tengah malam ada yg sakit namun tidak ada layanan medis.
Listrik tenaga Surya/ Surya panel*, sampai dengan akhir tahun 2025 yaitu 31 Desember kemarin, jaringan listrik di langkahan belum sepenuhnya pulih, pantauan kami kemarin perbaikan jaringan listrik baru sampai Desa Tanjung Selamat, artinya baru beberapa desa saja yang sudah pulih jaringan listrik, sementara puluhan desa lain yg berada di ujung kecamatan yg merupakan desa desa paling parah terdampak banjir, belum ada nya suplay arus listrik. Bila ada listrik tenaga Surya akan sangat membantu.
Akses internet*, jaringan telekomunikasi baik internet maupun seluler di langkahan masih sangat sulit, karena banyak kabel Internet yg belum di perbaiki, juga banyak tower provider nya yang terkena dampak banjir.
Hunian tetap layak huni*, masyarakat membutuhkan rumah hunian tetap yang layang huni, maka untuk mereka yang selama ini tinggal di bawah bawah puing sisa bangunan dan tinggal di bawah bawah tenda pengungsian, tidak seharusnya selamanya demikian, mereka butuh rumah hunian tetap untuk melanjutkan hidup kedepannya.
Program pemulihan ekonomi*, masyarakat dilangkahan fakha yang terjadi hari ini mereka bertahan hidup dari belaskasi para relawan, hari hari hidup mereka berharap dan menunggu bantuan makanan tiba. Apalah daya seluruh harta mereka mulai dari padi hingga ternak sapi di bawa air banjir, perlu tindakan pemulihan ekonomi,
Sarana dan program pendidikan sementara*, di langkahan itu sekarang baik tempat pendidikan formal maupun non formal belum dapat beroperasi, itu karena lumpur dan sampah gelondongan kayu dan sampah sampah hutan yang terbawa air banjir masih belum sepenuhnya di bersihkan di bangunan bangunan pendidikan tersebut, bahkan banyak tempat pendidikan yang bangunan nya hancur di hantam air banjir.




