Bireuen, 7 September 2026 – Suasana pagi di Bireuen terasa hangat. Di sela segelas kopi, *Ketua DPD Partai Masyumi Kabupaten Bireuen, Darmansyah* menyampaikan pesan perdananya kepada masyarakat.
Dengan tenang beliau menegaskan bahwa kehadiran Masyumi di Bireuen bukan sekadar sebagai kekuatan politik, melainkan *sebagai wadah pengabdian yang tulus kepada rakyat*.
Sambil menyeruput kopi, Darmansyah mengenang sejarah panjang partainya.
_“Masyumi bukan partai baru. Ini adalah partai tua yang memiliki sejarah panjang memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan bagi bangsa. Di Bireuen, kita akan hidupkan kembali semangat luhur itu. Kami bertekad menjadikan Masyumi sebagai partai yang bersih, amanah, dalam menunjang pembangunan Kabupaten Bireuen sebagai Kota Juang dan Kota Santri”_, tegasnya.
Beliau juga menekankan bahwa setiap langkah Partai Masyumi Bireuen akan berpijak pada *Nilai-nilai Islam dan Pancasila* sebagai fondasi utama.
Dengan telah terbentuknya kepengurusan DPD, Masyumi Bireuen membuka pintu selebar-lebarnya.
_“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, ulama, pemuda, akademisi, dan tokoh masyarakat untuk bergabung, bersinergi, dan bersama-sama membangun Bireuen menuju masa depan yang lebih adil, makmur, dan bermartabat”_, ajaknya.
Darmansyah menutup obrolan paginya dengan penuh optimis.
_“Partai ini siap menjadi kekuatan politik alternatif yang membawa perubahan nyata. Perubahan yang berlandaskan keikhlasan, kebenaran, dan tanggung jawab kepada Allah SWT serta rakyat”_, lanjutnya.
Sebagai partai yang lahir dari rahim umat, Masyumi Bireuen berkomitmen mengawal nilai-nilai keislaman, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan memastikan pemerintahan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Deklarasi dan ngopi pagi ini menjadi pertanda dimulainya langkah konsolidasi Partai Masyumi di seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.
RR




