SENUEBOK SABOH — Suasana haru dan sukacita menyelimuti Desa Senuebok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, saat seluruh warga berkumpul merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan acara khanduri maulid yang berjalan khidmat dan penuh kebersamaan. Meski desa ini belum sepenuhnya pulih dari dampak bencana banjir yang lalu, semangat warga untuk merayakan hari lahir Rasulullah tidak luntur sedikit pun. Kebersamaan dan kehangatan justru terasa makin kuat, seakan menjadi obat penenang hati bagi seluruh masyarakat.
Acara ini pun terasa makin istimewa dengan kehadiran para tamu kehormatan. Muspika Kecamatan Pante Bidari beserta perwakilannya, jajaran Polsek Pante Bidari, serta anggota Danramil turut hadir dan menyempatkan waktu untuk hadir, menyaksikan, dan ikut menikmati khanduri yang disajikan warga. Kehadiran mereka semakin mempererat tali persaudaraan antara masyarakat dan para pemangku wilayah di tengah suasana keagamaan yang penuh kedamaian.
Ketua Panitia Penyelenggara, Ishak Ismail, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara ini dengan lancar tanpa satu pun hambatan.
"Alhamdulillah, acara hari ini berjalan dengan lancar dan tidak ada halangan apa pun. Biarpun desa kami belum pulih sepenuhnya pasca bencana banjir, semangat dan antusiasme masyarakat untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW sungguh luar biasa besar," ujar Ishak Ismail dengan wajah penuh bahagia.
Kepala Desa Senuebok Saboh, Muktar, beserta Teungku Manaf selaku Imum Gampong, turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kerja keras seluruh warga. Keduanya sangat mengapresiasi dukungan penuh dari para pemuda, pemudi, serta seluruh perangkat desa yang bahu-membahu bekerja sejak hari Jumat lalu hingga acara berakhir dengan baik.
"Kami sangat senang dan bersyukur melihat semangat gotong royong ini. Semua pihak turun tangan, tidak ada yang merasa lelah," ungkap Kepala Desa Muktar didampingi Teungku Manaf.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ridwan, S.Hum., yang turut memuji dedikasi para santri dan santriwati yang telah menghias Gedung Serbaguna tempat acara berlangsung dengan indah dan rapi.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada para santri dan santriwati. Sungguh patut diacungi jempol — meskipun banyak di antara mereka adalah anak gadis yang sehari-hari sibuk membantu orang tua bekerja di rumah, mereka tetap meluangkan waktu untuk menyusun hiasan gedung ini dengan sepenuh hati demi menyambut para tamu undangan yang datang dari empat desa tetangga serta para pejabat yang hadir hari ini," kata Ridwan, S.Hum.
Kehadiran tamu undangan dari berbagai desa serta perwakilan muspika, kepolisian, dan TNI turut menambah keberkahan acara. Khanduri maulid ini bukan sekadar perayaan, melainkan bukti bahwa di tengah keterbatasan dan cobaan, ikatan persaudaraan serta cinta kepada Rasulullah tetap menjadi tiang yang kokoh bagi masyarakat Desa Senuebok Saboh.
Semoga semangat kebersamaan ini senantiasa terjaga, dan semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat serta perlindungan bagi seluruh warga desa dan negeri ini.
Cn: Ridwan




