Oleh: M. Nurullah RS
Ketua Umum DPP PWDPI
MOMEN BERSEJARAH pencatatan perdana saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (10/7/2026) sungguh menarik perhatian banyak pihak. Kehadiran tokoh-tokoh besar seperti Haji Isam hingga Boy Thohir, serta lonjakan harga saham yang langsung menyentuh batas tertinggi kenaikan sebesar 34,12% di hari pertama, membuktikan betapa besarnya nama dan kepercayaan yang melekat pada perusahaan milik pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini.
Namun di tengah antusiasme yang meluap-luap itu, saya ingin menyampaikan pengingat penting sekaligus kewaspadaan yang harus kita pegang bersama, Apakah kenaikan harga saham yang tinggi ini sejalan dengan kenyataan pemasukan yang nyata? Dan yang tak kalah penting, JANGAN SAMPAI nantinya saham perusahaan ini dijadikan tempat atau sarana bagi para koruptor untuk melakukan pencucian uang atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)!
Popularitas tidak boleh menutup kewaspadaan. Saham langsung melesat ke angka Rp 228 per lembar, jauh di atas kisaran harga penawaran semula. Memang nama besar membawa dampak positif yang cepat. Namun pasar modal harus tetap bersih dan terjaga dari penyalahgunaan.
Kita tidak boleh membiarkan keberhasilan dan popularitas ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat buruk untuk menyamarkan uang hasil kejahatan melalui transaksi saham. Hal ini harus dijaga dengan ketat sejak awal.
Saya sangat sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Direktur RANS, Nagita Slavina, tantangan terbesarnya adalah mengubah kreativitas menjadi nilai ekonomi yang dikelola secara profesional. Di samping itu, pengelolaan keuangan dan kepemilikan saham juga harus transparan, jelas asal-usul dananya, agar terhindar dari dugaan aliran uang kotor.
Transparansi dan pengawasan ketat untuk cegah TPPU. Dalam penawaran umum ini, RANS menawarkan 2,52 miliar saham baru. Besarnya angka ini tentu menuntut pengawasan yang sangat ketat. Seluruh pihak harus memastikan bahwa setiap dana yang masuk memiliki sumber yang jelas, sah, dan tercatat dengan benar.
Peringatan tegas kami: Jangan sampai ada celah yang memungkinkan saham ini dijadikan alat untuk membersihkan uang hasil korupsi atau kejahatan lainnya. Hal ini sangat penting untuk menjaga nama baik perusahaan sekaligus menjaga kebersihan pasar modal negara kita. Otoritas pengawas pun diharapkan senantiasa memantau pergerakan transaksi secara teliti.
Keberhasilan yang sehat dan bersih. Langkah RANS masuk bursa adalah hal yang patut diapresiasi. Namun keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya saat saham melambung tinggi, melainkan saat mampu membuktikan kinerja jujur, keuangan sehat, serta terbebas dari segala bentuk penyalahgunaan yang merugikan negara dan masyarakat.
Semoga antusiasme hari ini menjadi awal yang baik, disertai fondasi bisnis yang kuat, pemasukan yang nyata, serta tata kelola yang bersih dari segala niat buruk termasuk pencucian uang.(*).
Foto ilustrasi/karikatur.




